SULTRAKITA.COM, KOLAKA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka melalui Dinas Ketahan Pangan gencar melakukan gerakan pangan murah (GPM) dengan menyiapkan berbagai kebutuhan pokok untuk masyarakat, dengan harga yang jauh lebih murah dari pasar. Gerakan yang digagas oleh Dinas Ketahanan Pangan ini merupakan wujud nyata komitmen Pemkab Kolaka untuk menjaga ketahanan pangan, sekaligus menekan inflasi dan menjaga stabilitas harga pangan pokok di tengah gejolak harga pasar.
“Sesuai dengan instruksi pak bupati, bahwa salah satu upaya yang paling ampuh untuk menekan inflasi adalah gerakan pangan murah. Karena sekarang harga pangan terutama beras di pasar tradisional mengalami kenaikkan yang cukup signifikan. Ini dampaknya sangat terasa bagi masyarakat kalangan menengah ke bawah,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kolaka, Muhammad Azikin, saat memantau gerakan pangan murah di depan Pasar Raya Mekongga.
Dalam kegiatan itu, Dinas Ketahanan Pangan menawarkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dibanding harga pasaran. Seperti, beras SPHP kemasan 5 kg dijual seharga Rp 60 ribu, telur ayam Rp 50 ribu per rak, minyak goreng Rp 15 ribu per liter, dan gula pasir Rp 18 ribu per kilogram.
Azikin mengatakan kegiatan ini akan gencar dilaksanakan di 12 kecamatan se Kabupaten Kolaka. “Untuk di depan Pasar Raya Mekongga ini akan berlangsung selama dua hari. Kemudian minggu depan akan dilaksanakan lagi di Taman Kota. Dan selanjutnya secara berturut-turut akan dilaksanakan di setiap kecamatan se Kabupaten Kolaka,” ujarnya.
Azikin mengatakan kegiatan ini merupakan wujud komitmen pemerintahan Beramal untuk membantu masyarakat kurang mampu. Untuk itu, ia menghimbau masyarakat dapat memanfaatkan program ini dengan bijak.
“Pak bupati dan wakil bupati (H. Amri dan H. Husmaluddin) sangat mendukung kegiatan ini.Bahkan di dalam APBD Perubahan, anggaran untuk kegiatan gerakan pangan murah ini ditambahkan sekitar Rp200 juta,” ungkap Azikin.
Sementara itu, antusiasme masyarakat begitu tinggi menyambut gerakan pangan murah. Tidak sedikit yang rela antre demi mendapatkan bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau. Salah seorang warga, Harun mengaku sangat terbantu
dengan adanya gerakan pangan murah.
“Program ini sangat membantu, apalagi harga pasar saat ini cukup tinggi. Harapan saya, kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan secara rutin,” kata warga Lamokato itu.
(Ant)






