Menu

Mode Gelap

Kota Kendari · 21 Jun 2022 10:02

Tinggal di Gubuk Reot, Maambe Butuh Bantuan


 Tinggal di Gubuk Reot, Maambe Butuh Bantuan Perbesar

SULTRAKITA.COM, KENDARI – Memprihatinkan. Kata itu pantas disematkan untuk menggambarkan kondisi rumah Wa Ode Maambe, warga Kelurahan Lalodati, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari.

Pasalnya, rumah berukuran 5×6 itu sudah tampak tidak layak huni. Dindingnya yang terbuat dari papan sudah tak utuh lagi, karena lapuk dimakan usia. Belum lagi atapnya tampak mengalami kebocoran dimana-mana. Akibatnya apabila hujan turun, wanita berusia 50 tahun itu harus bergegas menyelamatkan barang-barangnya. Sementara di bagian luar terdapat beberapa tiang penyangga yang sengaja dipasang agar rumahnya tidak roboh.

Gubuk reot tersebut berada di gang kecil samping kantor Kelurahan Lalodati, tepatnya di ujung lorong Masjid Al Halim. Di sana, Maambe tinggal bersama dua orang anaknya. Sedangkan suaminya La Ode Roie sudah meninggal dunia.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Maambe mengandalkan pendapatan sebagai buruh rumah roti dengan upah Rp25 ribu per hari. Selain untuk memenuhi kebutuhan dapur, dana itu juga disisipkan untuk biaya sekolah anak keduanya yang saat ini duduk di bangku SMA. Sementara anak pertamanya yang sudah lulus SMA tak bisa berbuat banyak, karena menderita penyakit berat.

Baca juga :   Pastikan Tepat Sasaran, Wali Kota Instruksikan Inspektorat Awasi Penyaluran Bansos

“Kadang dalam satu hari saya harus menahan lapar. Prinsip saya biar susah makan yang panting anakku bisa sekolah,” kata wanita berhijab itu dalam bahasa daerah, saat ditemui wartawan di gubuknya, Senin (20/6).

Maambe bercerita, kondisi ekonomi keluarganya makin terpuruk pasca suaminya meninggal pada Februari 2021 lalu. Namun demikian, dia tetap semangat berjuang melawan gatirnya hidup.

Disisi lain, dia juga berharap rumahnya mendapat perhatian dari pemerintah maupun dermawan. “Kalau bisa minta tolong saya juga dibantu untuk keringanan SPP-nya anakku,” ucap Maambe memohon.

Baca juga :   Memoar Pejuang Teknologi BPTP

Sebagai informasi, pemerintah kelurahan setempat sudah mengupayakan bantuan rehabilitas rumah Maambe, tetapi sampai saat belum terealisasi. Untuk itu, diharapkan ada tangan-tangan dermawan yang sudi meringankan beban hidup keluarga kecil Maambe, terutama biaya untuk memperbaiki rumahnya menjadi layak huni.

Artikel ini telah dibaca 539 kali

Baca Lainnya

Sekda Sultra Buka Turnamen Gateball Cikar Bima Air Cup I Tahun 2024

26 Juni 2024 - 18:21

Survei ASR dan Polling BS Unggul untuk Pilgub Sultra

23 Juni 2024 - 19:33

Beli Toyota Sekarang Cukup Dengan DP Rp 6 Jutaan Rupiah

20 Juni 2024 - 14:31

Agya dan Calya DP Mulai 6 Jutaan Rupiah di Sultra, Saatnya Berlebaran dengan Toyota

3 April 2024 - 17:16

Sebaran Suara Jaelani Dari Petani Hingga Nelayan, Raih Suara Terbanyak DPR RI Dapil Sultra

22 Maret 2024 - 15:13

Jaelani Raih Suara Terbanyak Amankan Satu Kursi DPR RI Dapil Sultra; PKB Mulai Bangkit Dari Timur

10 Maret 2024 - 21:00

Trending di Berita Utama