SULTRAKITA.COM, KOLAKA — Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka resmi membuka Program Studi Gizi (S1) sebagai bagian dari upaya menjawab tantangan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah pertambangan Sulawesi Tenggara. Program studi baru ini berada di bawah Fakultas Sains dan Teknologi dan dirancang berbasis kebutuhan riil daerah.
Pembukaan Prodi Gizi dilatarbelakangi oleh kondisi Kabupaten Kolaka sebagai salah satu kawasan strategis pertambangan yang berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi. Namun, aktivitas pertambangan yang padat juga memunculkan berbagai persoalan kesehatan, terutama yang berkaitan dengan status gizi dan kesehatan kerja para pekerja.
Salah satu dosen Program Studi Gizi USN Kolaka, Rosmiati, SKM., M.Kes, menjelaskan bahwa pekerja di sektor pertambangan memiliki risiko tinggi terhadap penyakit akibat kerja, seperti heat stress, dehidrasi kronik, kelelahan, hingga gangguan kardiovaskular, yang erat kaitannya dengan pola dan status gizi.
“Wilayah pertambangan membutuhkan perhatian khusus dalam aspek gizi dan kesehatan kerja. Di sinilah peran tenaga gizi yang memahami konteks industri dan kondisi lokal menjadi sangat penting,” ujar Rosmiati.
Melihat tantangan tersebut, USN Kolaka menghadirkan Program Studi Gizi dengan pendekatan gizi terapan dan kontekstual, yang tidak hanya berorientasi akademik, tetapi juga relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja. Program ini juga sejalan dengan program prioritas nasional, seperti percepatan penurunan stunting dan peningkatan kualitas gizi masyarakat.
Selain itu, pembukaan Prodi Gizi didukung oleh analisis kebutuhan sumber daya manusia di sektor kesehatan yang menunjukkan masih terbatasnya distribusi tenaga gizi profesional, khususnya yang memiliki pemahaman tentang gizi industri dan kesehatan kerja.
Lulusan Program Studi Gizi USN Kolaka diharapkan mampu berkiprah sebagai tenaga gizi profesional di fasilitas pelayanan kesehatan, industri, kawasan pertambangan, serta berperan aktif sebagai edukator gizi di tengah masyarakat.
Dengan hadirnya Program Studi Sarjana Gizi, USN Kolaka menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pendidikan tinggi yang relevan, adaptif, dan berdampak nyata bagi pembangunan daerah. Program ini diharapkan menjadi solusi strategis dalam mencetak ahli gizi yang siap menghadapi tantangan kesehatan masyarakat modern, khususnya di wilayah berbasis industri dan pertambangan.(*)






