SULSEL_SULTRAKITA.COM, WATAMPONE — Wakil Bupati Bone (Wabup) Andi Akmal Pasluddin, menyalurkan Bantuan Stimulan Bahan Bangunan Rumah (BBR) kepada 36 kepala keluarga (KK) korban bencana alam di Desa Matajang, Kecamatan Dua Boccoe.
Bantuan Stimulan BBR diberikan kepada pemilik rumah yang masih berdiri namun mengalami kerusakan pada struktur utama atau komponen penunjang. Ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam memulihkan kehidupan warga yang terdampak.
Besaran bantuan bervariasi, mulai dari 2 juta hingga 22 juta per penerima, disesuaikan dengan tingkat kerusakan. Total dana yang disalurkan mencapai 276 juta, bersumber dari APBN 2025 melalui Kementerian Sosial RI.
Wabup Bone Andi Akmal Pasluddin mengatakan bantuan Stimulan BBR diberikan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat terdampak bencana alam.
“Alhamdulillah, hari ini kami realisasikan janji untuk memberikan bantuan bahan bangunan kepada yang benar-benar membutuhkan,” ucapnya.
Tak hanya bantuan perumahan, Pemda Bone juga menyiapkan sejumlah program untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya adalah program Sekolah Rakyat dengan anggaran 200 miliar di lahan seluas 8 hektar, yang bertujuan mengurangi angka kemiskinan dan putus sekolah.
“Ke depan, kami juga akan memberikan seragam sekolah gratis dan memperkuat jaminan kesehatan bagi masyarakat Bone. Mari bersama-sama membangun Bone yang lebih baik!” pungkas Wabup Andi Akmal Pasluddin.
Kepala Dinas (Kadis) Sosial Kabupaten Bone, Andi Mappangara, menjelaskan, Ada 36 rumah yang akan direhabilitasi secara swadaya oleh penerima bantuan.
“Mereka (penerima bantuan) bertanggung jawab dalam pengelolaan dana, mulai dari pembelian bahan bangunan hingga proses perbaikan,” jelasnya.
Camat Dua Boccoe, Andi Amirat Amir, menyampaikan terima kasih atas bantuan ini. Ini sejalan dengan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Bone untuk memberikan dukungan berkelanjutan, termasuk sebelumnya telah diberikan bantuan logistik.
“Dengan adanya bantuan ini, diharapkan masyarakat terdampak bencana dapat segera memulihkan tempat tinggal mereka dan kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik,” singkatnya. (WRD)






