SULSEL_SULTRAKITA.COM, WATAMPONE — Kasat Lantas Polres Bone AKP H Musmulyadi kembali menegaskan pesan Kapolres Bone AKBP Erwin Syah kepada semua pihak, untuk tidak melakukan Balap Liar di Jalan Raya.
Hal ini disebabkan aktifitas Balap Liar dijalan raya dapat berbahaya bagi pelaku dan pengguna jalan, serta meresahkan masyarakat. Karena itu Satlantas Polres Bone akan menindak tegas pelaku balap liar diwilayah hukum Polres Bone.
AKP H Musmulyadi menjelaskan, balap liar melanggar Undang-undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Dalam Pasal 297 disebutkan, Pelaku Balap Liar bisa diberi Sanksi Pidana maupun denda.
“Pelaku balap liar dapat dikenakan Pidana Penjara paling lama satu tahun atau denda paling banyak 3.000.000 Rupiah,” ungkapnyaungkapnya, Kamis (6/3).
Lebih lanjut AKP H Musmulyadi menyampaikan, terkait pembubaran Balap Liar di Desa Pacubbe Kecamatan Cenrana Kabupaten Bone, Selasa (4/3), pihaknya telah mengamankan 57 Sepeda Motor dan para pelaku yang mayoritas pemuda diberi pembinaan.
Adapun kendaraan yang telah diamankan bisa diambil di Mako Polres Bone, namun pemilik kendaraan wajib memenuhi berbagai syarat yang telah ditetapkan.
“Kendaraan yang digunakan balapan liar akan diamankan hingga selesai Idul Fitri 1446 H, bisa mengambil kendaraannya dengan syarat melampirkan surat-surat dan melangkapi kelangkapan kendaraan sesuai aturan yang berlaku serta menyelesaikan proses tilang sesuai dengan pelanggaran,” jelasnya.
AKP H Musmulyadi menambahkan bahwa peran orang tua dan lingkungan sekitar sangat penting dalam mengedukasi generasi muda agar tidak terlibat dalam aksi balap liar yang melibatkan risiko kecelakaan yang tinggi.
Olehnya itu Ia berharap agar masyarakat dapat bekerjasama dengan pihak Kepolisian untuk tidak memberikan dukungan dalam bentuk apapun kepada pelaku balap liar, termasuk tidak menonton atau menyaksikan balapan liar.
“Jika melihat adanya aktivitas yang mencurigakan atau indikasi balapan liar, segera laporkan kepada kami agar bisa segera ditindaklanjuti. Untuk anak-anak muda tidak usah melakukan balapan liar, tidak usah trek-trekkan dalam berkendara lebih baik mengutamakan keselamatan dari pada kecepatan.”
“Di bulan suci Ramadhan ini, mari kita jaga sama-sama agar tidak ada kecelakaan di Kabupaten Bone, sehingga kita bisa sama-sama berkumpul dengan keluarga di perayaan Idul Fitri nanti,” tutup AKP H Musmulyono. (WRD)






