Menu

Mode Gelap

Sulselkita · 7 Jul 2025 10:28

Pemkab Bone Fasilitasi Walk In Interview Mie Gacoan, dibanjiri 700 Pelamar Kerja


Pemkab Bone Fasilitasi Walk In Interview Mie Gacoan, dibanjiri 700 Pelamar Kerja Perbesar

SULSEL_SULTRAKITA.COM, WATAMPONE — Dibawah kepemimpinan Bupati Andi Asman Sulaiman, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.

Kali ini, melalui Bidang Penempatan Kerja Dinas Ketenagakerjaan, Pemkab Bone sukses memfasilitasi perekrutan karyawan untuk PT Pesta Pora Abadi Mie Gacoan, yang baru saja membuka cabang di Kabupaten Bone.

Lebih dari 700 pelamar membanjiri lokasi Walk In Interview yang digelar di tiga lokasi berbeda, menunjukkan betapa besar harapan warga Bone untuk mendapatkan kesempatan kerja yang layak.

Agar proses rekrutmen berjalan lancar, Mie Gacoan membagi sesi Walk In Interview menjadi tiga hari, mulai Senin 7 Juli, hingga Rabu 9 Juli 2025.

Sesi pertama digelar Senin, di Kantor Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bone (Jalan H Andi Mappanyukki, Kelurahan Macanang Kecamatan Tanete Riattang Barat). Selanjutnya, sesi kedua digelar Selasa (8/7) di SMKN 4 Bone dan sesi ketiga di SMKN 2 Bone.

Berbagai posisi ditawarkan, mulai dari Crew Store, Quality Control, hingga Floor Leader, memberikan kesempatan bagi masyarakat dengan beragam keahlian.

Baca juga :   LPPM USN Kolaka Gelar Pelatihan Pengelolaan Jurnal

Kepala Bidang Penempatan Kerja Dinas Ketenagakerjaan Bone, Armin Asri menegaskan, Pemda Bone berkomitmen mendukung masyarakat dalam mencari pekerjaan.

“Dari 700 pendaftar, tentu tidak semua bisa diterima. Tapi bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Proses seleksi ini bukan hanya tentang kepintaran, melainkan integritas, tanggung jawab, dan kejujuran,” kata Armin Asri.

Rivaldi yang merupakan perwakilan PT Pesta Pora Abadi Mie Gacoan, turut memberikan semangat kepada para pelamar.

“Tunjukkan potensi dan pesona kalian! Lowongan kerja memang sulit didapat, tapi yang lebih sulit adalah bersyukur dengan apa yang kita peroleh. Jika diterima, jaga kesempatan ini dengan baik—ingat, belum tentu orang lain mendapat peluang yang sama,” ujarnya.

Ia juga berpesan agar para pekerja asal Sulawesi, khususnya Bone, bisa membawa nama baik daerah.

“Saya tidak ingin mempermalukan tanah kelahiran—Makassar, Bone, Toraja, atau Manado. Anak-anak Sulawesi harus punya prinsip! Jika belum lolos, evaluasi diri dan terus berusaha,” pungkasnya.

Tingginya antusiasme masyarakat Bone menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah dan swasta sangat dibutuhkan untuk memperluas kesempatan kerja. Dengan semangat ini, Kabupaten Bone siap melangkah menuju masa depan yang lebih sejahtera. (WRD)

Artikel ini telah dibaca 121 kali

Baca Lainnya

Mentan Amran Bukber Di Kampung Halaman, Tegaskan Pejabat Sebagai Pelayan Masyarakat

19 Maret 2026 - 23:55

Wabup Bone Hadiri HLM TPID dan TP2DD Sulsel, Bahas Stabilisasi Harga Jelang HBKN

13 Februari 2026 - 16:38

Bupati Bone Pimpin Kerja Bakti Massal di Pasar Palakka, Wujudkan Gerakan ASRI

13 Februari 2026 - 14:17

Dialog Bupati Bone dan Warga Awangpone, Perpanjangan Runway Bandara Direstui hingga 2.500 Meter

29 Januari 2026 - 21:06

Bupati Bone Pimpin Kerja Bakti, Eks Lapas Disiapkan Jadi Pusat Pembinaan Sosial

27 Januari 2026 - 17:57

Jelang Tahun Baru, TNI Bersih-bersih TMP Bone sebagai Wujud Hormat kepada Para Pahlawan

30 Desember 2025 - 17:55

Trending di Sulselkita