Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 3 Des 2025 10:56

Sinergi TNI dan Industri untuk Hilirisasi Berkelanjutan: Pangdam XIV/Hasanuddin Tinjau Progres Proyek Strategis Nasional PT Vale di Pomalaa


Sinergi TNI dan Industri untuk Hilirisasi Berkelanjutan: Pangdam XIV/Hasanuddin Tinjau Progres Proyek Strategis Nasional PT Vale di Pomalaa Perbesar

SULTRAKITA.COM, Kolaka – Di tengah langkah besar Indonesia menuju hilirisasi mineral yang berdaya saing global, keberlanjutan dan stabilitas operasi menjadi kunci. Komando Daerah Militer XIV/Hasanuddin, di bawah kepemimpinan Mayjen TNI Bangun Nawoko, melakukan kunjungan resmi ke Kantor Pomalaa untuk melihat langsung progres proyek strategis nasional (PSN) yang dijalankan oleh PT Vale Indonesia Tbk, anggota MIND ID.

Kunjungan ini menandai penguatan sinergi pertahanan–industri, sebuah fondasi penting untuk memastikan pembangunan ekosistem hilirisasi yang aman, stabil, dan bertanggung jawab dalam jangka panjang.

Proyek Pomalaa memegang posisi strategis dalam peta hilirisasi nasional. Kawasan ini menjadi salah satu pusat pertumbuhan baru yang mendukung transformasi Indonesia dari eksportir raw material menjadi produsen material kritis berkelanjutan untuk rantai pasok kendaraan listrik dunia.

Komitmen PT Vale menegaskan bahwa seluruh pengembangan dilakukan tanpa mengorbankan aspek keberlanjutan, mengacu pada standar keselamatan kelas dunia; pengelolaan lingkungan berbasis science & risk-based approach; penguatan peran masyarakat lokal melalui tenaga kerja dan rantai pasok daerah, serta tata kelola operasi yang transparan.

Baca juga :   Tahapan Pemilu Berjalan, Bupati Bone Ingatkan ASN

Keberadaan para pemimpin TNI di lapangan menjadi simbol bahwa agenda hilirisasi bukan hanya agenda industri, tetapi juga momentum strategis negara yang membutuhkan perlindungan, kolaborasi, dan stabilitas jangka panjang.

Dalam kunjungan tersebut, Pangdam berdialog dengan karyawan, meninjau area kerja, dan memastikan kesiapan lapangan terhadap dinamika operasional. Beliau menegaskan bahwa keamanan, kondusifitas sosial, dan kedisiplinan operasional adalah fondasi percepatan pembangunan. “Ini bukan hanya soal proyek konstruksi. Ini tentang masa depan industri Indonesia dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tenggara. Kami ingin memastikan seluruh aktivitas berjalan aman, harmonis, dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat,” ujar Mayjen TNI Bangun Nawoko.

Selama sesi pemaparan teknis, manajemen menunjukkan peningkatan progres konstruksi yang konsisten, mulai dari milestone utama, kesiapan fasilitas pendukung, hingga implementasi ketat standar keselamatan kerja.
Data terkini menunjukkan bahwa proyek melaju sesuai timeline percepatan, memperkuat penyerapan tenaga kerja lokal, meningkatkan kehadiran rantai pasok domestik, dan mendukung pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kolaka dan wilayah sekitarnya.

Head of Project Pomalaa, Muhammad Rifai, mengapresiasi dukungan Kodam XIV Hasanuddin. “Dukungan Kodam XIV/Hasanuddin memberi energi besar bagi seluruh tim. Rasa aman dan moral yang kuat memengaruhi kualitas kerja di lapangan. Kunjungan Pangdam ini adalah bukti bahwa kita bergerak bersama untuk keberhasilan proyek strategis bangsa.” katanya.

Baca juga :   Terangi 11 Desa Terpencil di Kabupaten Kolaka Timur, PLN Alirkan Investasi Rp. 18,56 Miliar

Diskusi di akhir kunjungan menegaskan perlunya mekanisme koordinasi keamanan yang adaptif, cepat, dan responsif terhadap dinamika lapangan, terutama karena aktivitas konstruksi akan semakin meningkat dalam beberapa bulan ke depan.

Endra Kusuma, Director External Relations PT Vale, menegaskan pentingnya sinergi jangka panjang ini. “Hilirisasi tidak hanya membutuhkan investasi dan teknologi, tetapi juga kestabilan sosial dan keamanan wilayah. Kami bersyukur atas kolaborasi erat dengan TNI. Sinergi ini memastikan bahwa transformasi nikel Indonesia menuju industri berkelanjutan dapat berjalan dengan disiplin, aman, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Kolaka dan bangsa.” tegasnya.

Kunjungan ini juga memperkuat bahwa pembangunan Pomalaa bukan hanya proyek industri, tetapi motor percepatan Asta Cita Presiden, sekaligus momentum Indonesia memasuki era mineral kritis yang lebih inklusif, aman, dan berkelanjutan. (*)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

Baca Lainnya

Dukung Indonesia Bebas TBC 2030, PT Vale Gencarkan Sosialisasi PHBS

21 April 2026 - 14:55

Bantu Tekan Risiko Stunting di Bumi Mekongga, PT Vale Terima Penghargaan Khusus

20 April 2026 - 15:28

PJW Bongkar Praktik Galian C Ilegal di Wakatobi, Oknum APH Diduga Terlibat

18 April 2026 - 10:55

Bidik Prestasi Nasional, PT Vale dan Disdik Kolaka “Upgrade” Skill Guru Lewat Bimtek OSN

13 April 2026 - 17:27

Pendaftaran Ditutup, 7 Figur Siap Disaring Ketat di Pilrek USN

13 April 2026 - 08:19

Sabet 5 PROPER Hijau, PT ANTAM Perkuat Komitmen Pengelolaan Lingkungan

13 April 2026 - 07:58

Trending di Berita Utama