Menu

Mode Gelap

Sulselkita · 16 Nov 2025 12:12

Bone Masuk 32 Daerah Berpotensi Dimekarkan, Taufan Pawe: “Secara Geografis dan Fiskal Memadai”


Bone Masuk 32 Daerah Berpotensi Dimekarkan, Taufan Pawe: “Secara Geografis dan Fiskal Memadai” Perbesar

SULSEL_SULTRAKITA.COM, WATAMPONE — Kabupaten Bone kembali menjadi sorotan setelah masuk dalam 32 daerah kabupaten/kota di Indonesia yang dinilai paling berpotensi untuk dimekarkan.

Kabupaten terbesar di Sulawesi Selatan ini memiliki 27 kecamatan dan 372 desa, sehingga pemekaran dianggap menjadi kebutuhan yang realistis seiring luas dan kompleksitas wilayah.

Ketua DPD I Golkar Sulsel, Taufan Pawe, menyampaikan kabar tersebut usai menghadiri peringatan HUT ke-61 Partai Golkar, Minggu (16/11). Ia mengatakan bahwa bone memiliki peluang besar karena dinilai memenuhi sejumlah syarat penting sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB).

“Data di Komisi II menunjukkan ada 374 kabupaten/kota yang mengusulkan pemekaran. Tentu tidak semuanya bisa diproses tanpa adanya Peraturan Pemerintah sebagai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014,” jelas Taufan.

Menurutnya, Komisi II DPR RI baru saja merampungkan draft Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) yang akan menjadi dasar pencabutan moratorium pemekaran daerah. Dengan adanya regulasi tersebut, proses penetapan DOB akan memiliki landasan hukum yang jelas.

“Alhamdulillah, Bone masuk kategori daerah yang sangat berpotensi untuk dimekarkan. Dari 374 usulan, hanya 32 daerah yang dinilai paling layak, dan Bone salah satunya,” ungkapnya.

Baca juga :   PT Vale Capai Zero Fatality dalam Enam Tahun Terakhir

Taufan Pawe memaparkan beberapa alasan kuat yang membuat Bone menonjol diantara ratusan daerah lain, di antaranya:

1. Luas wilayah secara geografis yang dinilai ideal untuk pembentukan DOB.
2. Kekuatan fiskal yang tergolong cukup baik
3. Ketersediaan sumber daya alam yang memadai untuk mendukung keberlangsungan daerah baru.

“Alhandulillah Bone bisa kami perjuangkan masuk dalam 32 daerah tersebut, tentunya melalui mekanisme dan proses yang berlaku,” tegasnya.

Dengan potensi besar ini, Bone diharapankan dapat membawa pelayanan publik yang lebih dekat, mempercepat pembangunan, dan membuka ruang pemerataan ekonomi di wilayah-wilayah terpencil. (WRD)

Artikel ini telah dibaca 127 kali

Baca Lainnya

Mentan Amran Bukber Di Kampung Halaman, Tegaskan Pejabat Sebagai Pelayan Masyarakat

19 Maret 2026 - 23:55

Wabup Bone Hadiri HLM TPID dan TP2DD Sulsel, Bahas Stabilisasi Harga Jelang HBKN

13 Februari 2026 - 16:38

Bupati Bone Pimpin Kerja Bakti Massal di Pasar Palakka, Wujudkan Gerakan ASRI

13 Februari 2026 - 14:17

Dialog Bupati Bone dan Warga Awangpone, Perpanjangan Runway Bandara Direstui hingga 2.500 Meter

29 Januari 2026 - 21:06

Bupati Bone Pimpin Kerja Bakti, Eks Lapas Disiapkan Jadi Pusat Pembinaan Sosial

27 Januari 2026 - 17:57

Jelang Tahun Baru, TNI Bersih-bersih TMP Bone sebagai Wujud Hormat kepada Para Pahlawan

30 Desember 2025 - 17:55

Trending di Sulselkita