Menu

Mode Gelap

Buton Utara ยท 29 Okt 2022 19:04

Dinilai Arogan, PGRI Kecam Tindakan Oknum Pegawai Diknas Butur saat Kunjungan di Sekolah


Dinilai Arogan,  PGRI Kecam Tindakan Oknum Pegawai Diknas Butur saat Kunjungan di Sekolah Perbesar

SULTRAKITA.COM, BURANGA – Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) mengecam tindakan oknum Pegawai Dinas Pendidikan Buton Utara saat melakukan kunjungan di SMPN 1 Kulisusu Utara dan SDN 1 Waode Buri, beberapa waktu lalu.

Ketua PGRI Butur Fajar Indra Idin menyayangkan perilaku oknum pegawai Dinas Pendidikan Butur yang dinilai kasar, arogan terhadap sejumlah guru saat berkunjung di SMPN 1 Kulisusu Utara dan SDN 1 Waode Buri, beberap waktu lalu.

Ia menjelaskan, kejadian aksi kasar dan arogan oknum pegawai Dinas Pendidikan Butur, itu karena persoalan sejumlah guru-guru di sekolah yang dikunjungi belum sempat mengisi absen dikarenakan kesibukan mengajar di kelas.

“Setelah insiden itu, kami turun dengan teman-teman pengurus PGRI dilokasi untuk memastikan. Ternyata memang ada oknum pegawai Dinas Pendidikan turun yang alasannya tidak ditahu, apa tujuannya dan dalam rangka apa. Tiba-tiba masuk kantor tanpa salam, buka absen, panggil guru-guru, tanya segala macam gayanya, sampai tinju meja,” katanya.

Ia menambahkan, tidak sampai disitu, oknum pegawai tersebut sampai mengeluarkan bahasa yang mengancam, mengintimidasi, termaksud menunjuk guru dalam jarak yang dekat, serta melontarkan kalimat makan uang haram dan akan menghapus data sekolah.

Baca juga :   Pemkab Butur Lantik 178 Pejabat Fungsional

“Oknum itu mengatakan bahwa kalian ini makan uang haram. Bahasa ini dilontarkan kepada salah satu teman guru disekolah itu. Sampai berlanjut lagi bahasa, kalian tidak sadar saya yang gaji kalian. Sampai kemarin kita temui salah satu guru disana masih ada perasaan kaya depresi begitu dan tertekan atas kejadian itu,” ungkapnya.

Fajar menuturkan, PGRI sebagai lembaga merasa bertanggungjawab. Tidak terima atas kejadian itu. Menurutnya karena apa pun alasannya, kalau misalkan ada kesalahan dilakukan pembinaan.

“Mestinya menjadi contoh, apa lagi seperti oknum pejabat ini kan harusnya bisa mengayomi guru- guru, kalau misalkan ada kesalahan ada mekanisme pembinaan,” tegasnya.

Ia meminta kepada pada pejabat terkait khususnya pimpinan instansi terkait dalam hal ini Dinas Pendidikan Butur agar memeberikan peringatan atau teguran keras kepada yang bersangkutan.

“Kita konsolidasi sekarang supaya oknum ini mendapat teguran keras dari pimpinannya dan misalkan tidak ada tanggapan dari itu. Kami akan meminta DPRD melakukan hearing atau lebih dari itu, akan ada lagi yang lebih besar,” tandasnya.

Baca juga :   17 Sekolah di Butur Terancam Tak Terima Dana BOS Tahap 3

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Butur, Butur Kusman Surya saat dikonfirmasi mengatakan, dirinya belum mengetahui hal tersebut secara formal.

“Saya secara formal belum dilaporkan. saya baru tiba dari luar daerah dan itu masih urusan internal. Insyaallah akan ada solusi,” katanya saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Sabtu, 29 Oktober 2022. (Wan)

Artikel ini telah dibaca 48 kali

Baca Lainnya

TNI dan Masyarakat Tanam Ribuan Pohon Mangrove di Butur

23 Oktober 2024 - 22:07

Pemkab Butur Gelar Resepsi Kenegaraan Peringati HUT RI ke-79

18 Agustus 2024 - 21:14

Bupati Bersama Pengurus Baznas Buton Utara Serahkan Donasi Masyarakat Untuk Palestina

29 November 2023 - 22:08

Tahapan Seleksi Calon Paskibraka Tingkat Kabupaten Butur Resmi Dibuka

18 Maret 2023 - 18:04

Pengumuman Hasil Rekrutmen Guru P3K di Butur Dipertanyakan

12 Maret 2023 - 08:56

Sopir Angkot Segel Dinas Perhubungan Butur

7 Februari 2023 - 16:41

Trending di Buton Utara