Menu

Mode Gelap

Wakatobi · 29 Jun 2021 15:57

Ini Program 100 Hari Kerja Pemerintah Wakatobi


Ini Program 100 Hari Kerja Pemerintah Wakatobi Perbesar

SULTRAKITA.COM, WAKATOBI — H. Haliana dan Ilmiati Daud telah resmi menjabat dan mengambil sumpah jabatan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Wakatobi yang dilantik langsung oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi di Aula Rujab Gubernur. Senin, 28 Juni 2021.

Bupati Haliana dan Wakil Bupati Ilmiati Daud, terlantik dengan SK Mendagri Nomor 131.74/265/2021. Tentang penunjukan Bupati dan Wakil Bupati Wakatobi periode 2021-2025 langsung memaparkan langkah awal fondasi pemerintahannya berfokus pada pelayanan infrastruktur dasar seperti pendidikan dan kesehatan.

“Kami akan memastikan bahwa di Wakatobi sudah tidak akan ada lagi masyarakat yang tidak bisa ke rumah sakit, sudah tidak akan ada masyarakat yang tidak bisa berobat,” ucap Haliana.

Dikatakan Haliana, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wakatobi saat ini sudah ada tujuh dokter spesialis yakni, Dokter Anak, Dokter Kandungan, Dokter Radiologi, Dokter Bedah, Dokter Anastesi, Dokter Ahli Dalam, dan Laboratorium. Menurutnya itu sudah cukup untuk memberikan kepastian, terutama pelayanan dasar kepada masyarakat bisa berjalan baik.

Baca juga :   21 Anak di Tomia Ikuti Festival Anak Sekolah Kampung

“Saya sudah komunikasi dengan Kadis Kesehatan bahwa yang tercover asuransi pelayanan kesehatan yang digratiskan kepada seluruh masyarakat bisa kita lakukan. Alhamdulillah dengan anggaran sekira Rp24 miliar bisa dicover sampai 96 persen,” ujarnya.

Hampir mencapai 100 persen masyarakat yang tercover, maka tentu fasilitas rumah sakit, baik obat maupun peralatannya perlu diperbaiki agar tidak ada lagi kasus rujukan yang kadang menelan korban karena persoalan lamanya waktu untuk bisa mendapat pelayanan.

“Makanya cita-cita saya untuk memberikan speed agar digunakan secara gratis oleh masyarakat Kaledupa, Tomia, dan Binongko ini akan saya wujudkan dalam program 100 hari kerja kami ke depan. Begitupula ambulans dalam waktu dekat ini akan kita berikan ke Puskesmas-Puskesmas agar siap 24 jam untuk melayani pasien di desa bisa terjangkau. Juga kita berharap agar pelayanan kapal murah bisa terwujud pada Juli mendatang,” tutupnya. (AN)

Artikel ini telah dibaca 24 kali

Baca Lainnya

PJW Bongkar Praktik Galian C Ilegal di Wakatobi, Oknum APH Diduga Terlibat

18 April 2026 - 10:55

Desakan Pengawasan dan Penertiban Tambang Galian C Ilegal di Wakatobi Menguat

12 Maret 2026 - 13:26

Aktivitas Tambang Galian C Kembali Marak di Wakatobi, Warga Keluhkan Debu dan Dugaan Penambangan Ilegal

10 Maret 2026 - 13:00

Marak Judi Sabung Ayam di Kaledupa Saat Ramadan, Isu Bekingan Oknum Polisi Mencuat

27 Februari 2026 - 19:02

Abrasi Ancam Pantai Wambuliga, Balai Taman Nasional Wakatobi Tekankan Penanganan Serius

23 Februari 2026 - 22:20

Militansi Tanpa Batas: Jaelani Perkuat Loyalitas Kader Lewat Pendidikan Kader Loyalis di Wakatobi

20 Februari 2026 - 23:16

Trending di Wakatobi