Menu

Mode Gelap

Sulselkita · 29 Mar 2025 14:55

Kepedulian di Tengah Duka: Bupati Bone Bantu Korban Kebakaran yang Merenggut Nyawa Lansia


Kepedulian di Tengah Duka: Bupati Bone Bantu Korban Kebakaran yang Merenggut Nyawa Lansia Perbesar

SULSEL_SULTRAKITA.COM, WATAMPONE — Pagi yang seharusnya tenang di Lingkungan Kampung Baru, Kelurahan Tanabatue Kecamatan Libureng, berubah menjadi mencekam ketika kobaran api melahap sebuah rumah di dini hari Sabtu (29/3).

Musibah itu tidak hanya menghanguskan harta benda, tetapi juga merenggut nyawa seorang wanita lanjut usia (lansia) berusia 80 tahun, Mummu, yang terjebak di dalamnya.

Mendengar kabar duka itu, Bupati Bone H Andi Asman Sulaiman tak tinggal diam. Ia langsung menuju lokasi kebakaran untuk menyerahkan bantuan sekaligus melayat ke rumah duka.

Andi Asman tak sendiri—Ia didampingi Pj Sekda Bone, Ketua Baznas Bone H Zainal, Kadis Sosial Andi Mappangara, serta perwakilan BPBD, PDAM, dan Forkopimcam Libureng.

Dengan raut wajah prihatin, Bupati Bone menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. “Kami turut berduka atas musibah yang menimpa. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa bantuan yang diberikan merupakan bentuk solidaritas pemerintah dan masyarakat Bone. Tak lupa, Andi Asman mendoakan agar keluarga korban diberi pengganti yang lebih baik di masa depan.

Baca juga :   BPBD Bone Gelar Pelatihan Mitigasi Bencana Tahap II, Pj Sekda Dukung Pembentukan FPRB

“Ini adalah wujud kepedulian kami. Semoga bisa sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena musibah,” tambahnya.

Sementara itu, tim gabungan terus melakukan pendataan untuk memastikan kebutuhan mendesak korban terpenuhi. Bantuan yang diberikan meliputi kebutuhan pokok, pakaian, serta dukungan psikologis bagi keluarga yang kehilangan.

Peristiwa ini mengingatkan kita betapa hidup bisa berubah dalam sekejap. Namun, di balik duka, muncul cerita tentang kebersamaan. Warga sekitar pun terlihat saling membantu, mulai dari upaya pemadaman api hingga memberikan dukungan moral kepada keluarga korban.

Di tengah kepedihan, kehadiran pemimpin yang turun langsung ke lapangan juga memberikan secercah harapan. Sebuah bukti bahwa di balik musibah, selalu ada tangan-tangan yang siap mengulurkan bantuan.

“Kami tidak sendirian,” mungkin itu yang dirasakan keluarga korban hari ini. Dan bagi masyarakat Bone, inilah esensi sebenarnya dari “siri’ na pacce”—rasa malu dan peduli yang mengakar dalam budaya Bugis. (WRD)

Artikel ini telah dibaca 25 kali

Baca Lainnya

Bupati Bone Lantik 18 Kepala Desa PAW dan Satu Kades Perpanjangan Masa Jabatan

25 Mei 2026 - 16:50

Mentan Andi Amran Sulaiman Kunjungi Korban Banjir Bone, Salurkan Bantuan Total 9,5 Miliar

11 Mei 2026 - 11:30

Gubernur Sulsel Kucurkan Rp1 Miliar untuk Korban Banjir Bone, Ribuan Warga Terus Dibantu

9 Mei 2026 - 20:33

Gerak Cepat Baznas Bone Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir

9 Mei 2026 - 18:02

Bupati Bone Turun Tangan Tinjau Banjir Panyula, Instruksikan Segera Keruk Sungai

9 Mei 2026 - 16:11

Dandim 1407 Bone Kerahkan Babinsa Siaga Penuh, TNI Bergerak Cepat Antisipasi Banjir dan Longsor

9 Mei 2026 - 12:20

Trending di Sulselkita