SULSEL_SULTRAKITA.COM, MAKASSAR — Suasana di Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan, Senin (25/8), mendadak menjadi sorotan. Salah satu mantan calon Bupati Bone, Andi Islamuddin, dipanggil penyidik untuk dimintai keterangan terkait dugaan korupsi dana pokok pikiran (Pokir) Anggota DPRD Bone.
Nama Andi Islamuddin bukan sosok asing di Bumi Arung Palakka. Ia pernah menjabat sebagai Penjabat (Pj) Bupati Bone selama kurang lebih setahun, sekaligus pernah menduduki kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Bone di era kepemimpinan Bupati dua periode, Andi Fahsar M Padjalangi.
Bahkan, pada Pilkada Bone 2024 lalu, Ia maju sebagai calon bupati dengan nomor urut dua yang populer dengan tagline “Tegak Lurus”.
Kini, nama Andi Islamuddin kembali mencuat, bukan dipanggung politik, melainkan diruang pemeriksaan aparat penegak hukum.
Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulsel, Soetarmi, membenarkan adanya pemeriksaan tersebut. Menurutnya, agenda ini masih dalam tahap awal penyelidikan.
“Ada undangan hari ini untuk memberikan keterangan sehubungan kegiatan penyelidikan. Kalau soal jam pastinya, belum bisa dipastikan. Yang jelas pemeriksaan berlangsung hari ini,” ujar Soetarmi.
Ia menegaskan bahwa pemanggilan tersebut sebatas klarifikasi.
“Masih penyelidikan, pemeriksaan saksi hanya klarifikasi,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Kejati Sulsel belum memberikan keterangan detail mengenai materi penyelidikan maupun perkembangan lebih lanjut terkait kasus ini. (WRD)






