SULTRAKITA.COM, WAKATOBI — Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Tenggara, Jaelani, secara resmi membuka kegiatan Pendidikan Kader Loyalis (PKL) yang digelar di Kabupaten Wakatobi, Jumat (20/02).
Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk membangun militansi, mempertegas loyalitas, dan meneguhkan komitmen kader dalam menghadapi dinamika politik yang semakin kompetitif.
Sejak awal pembukaan, semangat kebersamaan dan soliditas terasa kuat. Para peserta yang datang dari berbagai kecamatan di Wakatobi menunjukkan antusiasme tinggi, menandakan bahwa PKB tidak hanya memiliki struktur, tetapi juga barisan kader yang siap bergerak dalam satu komando perjuangan.
Dalam sambutannya, Ketua DPW PKB Sultra, Jaelani, menegaskan bahwa kader loyalis adalah tulang punggung partai sekaligus garda terdepan dalam memperjuangkan aspirasi rakyat.
Menurutnya, militansi bukan hanya soal keberanian tampil di ruang publik, tetapi tentang konsistensi menjaga nilai, disiplin dalam bergerak, dan keteguhan berdiri bersama partai dalam situasi apa pun.
“Kader loyalis bukan sekadar simpatisan. Mereka adalah penggerak, penjaga marwah partai, dan ujung tombak perjuangan. Kita butuh kader yang militan, setia, dan siap bekerja tanpa pamrih untuk kepentingan rakyat,” tegas Jaelani.
Ia menambahkan, loyalitas dalam tubuh partai harus dibangun di atas kesadaran ideologis, bukan sekadar kedekatan personal atau kepentingan sesaat.
Karena itu, Pendidikan Kader Loyalis dirancang untuk memperkuat pemahaman ideologi, memperdalam wawasan kebangsaan, serta membangun karakter kepemimpinan yang tangguh dan berintegritas.
Selama kegiatan berlangsung, para kader dibekali materi strategis yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif. Wawasan kebangsaan menjadi fondasi utama guna menanamkan jiwa patriotisme dan komitmen kebhinekaan.
Sementara itu, strategi pemenangan dan manajemen organisasi difokuskan pada peningkatan kapasitas kader dalam mengelola struktur partai secara profesional, efektif, dan terukur hingga ke tingkat akar rumput.
Melalui proses pendidikan yang intensif dan penuh kedisiplinan, PKB ingin memastikan bahwa setiap kader memiliki daya tahan politik, kemampuan komunikasi yang kuat, serta kesigapan dalam merespons isu-isu strategis di tengah masyarakat.
Militansi yang dibangun bukanlah militansi emosional, melainkan militansi yang cerdas, terarah, dan berbasis kepentingan rakyat.
Dengan digelarnya Pendidikan Kader Loyalis ini, PKB Wakatobi optimistis mampu memperkuat soliditas internal, memperluas basis dukungan, serta meningkatkan perolehan suara pada kontestasi politik mendatang.
Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bukti bahwa PKB terus berinvestasi pada kualitas kader sebagai fondasi utama untuk menjadi kekuatan politik yang kokoh dan dipercaya masyarakat di wilayah kepulauan tersebut. (MN)






